Selasa, 24 Januari 2017

kutipan novel

Novel selalu menjadi media baca terbaik yang banyak disukai orang lain. Cerita yang bagus dan alur yang mantap selalu menjadi ciri khas dari sebuah novel. Tak jarang, kata kata indah novel yang menginspirasi banyak hadir di dalam sebuah novel.
Lewat setiap kata indah, novel mampu mempengaruhi si pembaca dengan cerita seru dan kata kata terpilih. Novel juga jadi gambaran hidup si pembaca. Beberapa akan dikutip dan menjadi sumber inspirasi bagi hidup si pembaca.

1. East of Eden: Hidupku seperti musik

Aku rasa hidupku seperti musik. Itu mungkin bukan musik yang bagus tapi tetap mempunyai bentuk dan iramaEast of Eden, John Steinbeck
Kamu harus yakin bahwa hidup anda mengalir seperti sungai dan berirama ibaratkan lagu. Naik turunnya hidup anda sama seperti not-not pada setiap lagu. Not-not hidup itu akan menjadikan kehidupan anda selalu hidup dan bermakna.
Hari ini, lakukanlah yang terbaik untuk membuat rangkaian musik terbaik dalam hidup anda. Lakukan yang terbaik dan biarkan dunia mendengarnya! Kata kata indah novel ini memberi anda semangat untuk membuat musik kehidupan terbaik.

2. Sherlock Holmes: Tidak ada yang baru

Tidak ada yang baru di bawah matahari. Semuanya sudah dilakukan sebelumnyaSherlock Holmes, Arthur Conan Doyle
Ketika keberhasilan tercapai, ingatlah kata kata indah kehidupan ini. Kamu tidak patut untuk berbangga berlebihan atau mungkin sombong. Pencapaian kamu terhadap sesuatu tentu sudah dilakukan orang lain sebelumnya.
Perkembangan kamu sekarang sudah pernah dialami sama orang lain sebelum kamu. Jadi, jangan biarkan dirimu menyombongkan diri sendiri. Sifat itu hanya menghancurkan dirimu karena sesungguhnya tak ada yang baru di dunia ini..

3.  Great Expectations: Jujurlah pada diri sendiri

Kita tidak seharusnya malu dengan air mata kita sendiriGreat Expectations, Charles Dickens
Banyak orang di luar sana yang takut untuk menangis saat mereka sedih. Seakan-akan, menangis jadi hal yang memalukan untuk dilakukan. Untuk kamu, menangislah ketika kamu bersedih. Ungkapkan kesedihanmu dan biarkan air mata itu mengalir.
Menangislah karena kamu masih memiliki rasa. Menangislah karena kamu yakin akan bahagia suatu hari nanti. Kata kata indah novel ini memberikan inspirasi untuk selalu jujur pada diri sendiri dan perasaan hatimu.

4. Marmut Merah Jambu: Lupa waktu karena cinta

Cara yang paling mudah untuk tahu apakah kita cocok dengan orang tersebut atau tidak adalah ketika kita merasa lupa waktuMarmut Merah Jambu, Raditya Dika
Perhatikan kata kata indah novel ini, wahai para pecinta! Kamu akan tahu apakah cocok dengan dia yaitu ketika waktu bukan lagi pembatas kehidupan. Waktu seakan cepat berlalu, dimana setiap detiknya akan kamu buat bermakna.
Waktu hanya akan menjadi media untuk kamu bisa bersama dia. Ketika kebersamaan itu membahagiakan, disitulah cintamu telah mengalir deras! Ketika senyum tak lagi sulit, di titik itulah kamu merasakan cinta!

5. Habibie & Ainun: Kalau tidak sehati bagaimana?

Kata Kata Indah Novel - Habibie Ainun
Mau ganteng atau tidak, kalau hatinya tidak satu frekuensi, bagaimana?Habibie & Ainun, B. J. Habibie
Percayalah, penampilan terkadang menipu, tapi hati tidak pintar untuk berbohong. Dalam sebuah cinta, percayalah pada kata hatimu. Tak perlu mencari yang cantik atau ganteng, tapi carilah dia yang berhati tulus.
Ketulusan itulah yang nantinya akan membahagiakanmu kelak. Ketika kamu sudah mendapatkan dia yang sepikirian denganmu, jaga dan pertahankanlah! Cinta dan waktu yang akan menyatukan cinta kalian.

6. Perahu Kertas: Jangan melewatkan hidup dengan biasa-biasa

Bagi saya, hidup terlalu singkat untuk dilewatkan dengan biasa-biasa sajaPerahu Kertas, Dewi ‘Dee’ Lestari
Bagaimana sebuah hidup itu tergantung kamu. Semua tergantung tindakan apa yang kamu lakukan untuk hidupmu. Ketika kamu melalu dengan cara yang biasa, hidupmu akan berjalan biasa dan monoton.
Ketika kamu menemukan cara luar biasa, percayalah hidupmu akan jadi lebih indah. Petualangan yang lebih bermakna akan kamu dapatkan. Kepuasan hidup sebenarnya menjadi rasa yang kamu miliki.

7. Bidadari Bidadari Surga: Hidup itu ada siklusnya

Jika kita ibaratkan, maka peradaban manusia persis seperti roda. Terus berputar. Naik-turun. Mengikuti siklusnyaBidadari Bidadari Surga, Tere Liye
Kata kata indah kehidupan ini memberitahu kamu bagaimana hidup itu. Hidup itu seperti roda, naik turun dan selalu begitu. Siklus itu bukanlah hal yang luar biasa.
Yang luar biasa adalah bagaimana kamu menyikapinya. Ketika berhasil, janganlah sombong dan memegahkan diri. Ketika gagal, bangkit dan carilah jalanmu untuk menang. Di titik inilah, kamu bisa menang dari hidup.

8. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck: Jangan hanya sekedar hidup

Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau kerja sekadar bekerja, kera juga bekerjaTenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Hamka
Hiduplah dengan cara yang luar biasa. Bukan hal yang biasa yang akan dilihat orang, tapi hal yang luar biasa. Jika kamu ingin hidupmu bermakna, jadikan hidup itu luar biasa.
Kamu perlu jadikan hidupmu bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk orang lain. Hidupmu menjadi berkat untuk orang lain. Ketika hal itu terjadi, kamu telah mengerti kata kata indah ini.

9. The Great Gatsby: Jangan malu untuk berbeda

Itu adalah keuntungan bahwa kita tidak ikut minum dengan para peminum beratThe Great Gatsby, F. Scott Fitzgerald
Dalam hidup, kamu jangan takut untuk menjadi berbeda. Berbeda pandangan akan mendorongmu untuk terus belajar. Lebih lagi, janganlah menjadi negatif ketika orang-orang disekitarmu selalu membahas sisi negatif hidup mereka.
Jadilah seseorang yang selalu positif diantara negatifnya dunia! Jadilah pemimpin, bukan mereka yang dipimpin! Jadilah seseorang yang melayani, bukan hanya ingin dilayani! Kata kata indah novel ini memberi inspirasi untuk berbeda.

10. Sang Pemimpi: Hidup dalam mimpi

Kata Kata Indah Novel - Andrea Hirata
Bermimpilah dalam hidup, jangan hidup dalam mimpiSang Pemimpi, Andrea Hirata
Untuk sebuah kehidupan yang lebih baik, kamu penting untuk bermimpi.Bijaksanalah dalam menentukan mimpi yang akan kamu gapai. Jika kamu punya mimpi besar, milikilah juga tekad dan usaha yang besar untuk menggapainya.
Jangan bersantai seakan mimpi itu akan datang dengan sendirinya. Berdiam diri tidak akan menghasilkan apapun untuk dirimu. Mulailah untuk melangkah demi sebuah mimpi besar yang kamu miliki.

11. 5 Cm: Jangan meremehkan seseorang

Jangan pernah meremehkan seseorang karena Tuhan sekalipun tidak pernah5 Cm, Donny Dirgantoro
Ketika keberhasilan tercapai, kamu perlu hindarkan untuk memegahkan diri. Kesombongan itu adalah hal yang haram untuk dilakukan, begitupun dengan meremehkan. Ketika sukses. buatlah kata kata mutiara indah yang menginspirasi.
Jangan pernah meremehkan orang lain. Kamu tidak akan tahu apa yang dia lakukan disaat kamu meremehkannya. Ketika Tuhan saja tidak pernah meremehkan manusia, kenapa kamu melakukannya?

12. The Cather in the Rye: Rendah hatilah dalam melakukan sesuatu

Jika anda melakukan sesuatu yang baik, setelah beberapa lama, tanpa anda pernah merasakannya, anda akan mulai untuk pamer. Setelah itu, anda tidak akan pernah dipandang baik lagiThe Cather in the Rye, J. D. Salinger
Untuk semua yang baik, kamu perlu santai dan rendah hati. Rendah hati akan membuat kamu lebih dihargai orang lain, lebih dari pencapaianmu. Kamu akan lebih dihormati ketika rendah hati ada di dalam dirimu.
Rendah hati itu bukanlah sifatmu, tapi kebiasaan kamu setiap harinya. Dalam pekerjaan apapun, tetaplah rendah hati dan tetap letakkan kakimu dipijakan bumi! Kerendahan hati bisa menjadi kata kata mutiara indah yang wajib kamu pegang.

13. Anna Karenina: Jangan mencari kesempurnaan

Jika anda mencari kesempurnaan, anda tidak akan pernah tenangAnna Karenina, Leo Tolstoy
Kamu perlu mengerti bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini. Semua memiliki kelemahan dan kekurangannya masing-masing. Ketika kamu selalu mencari kesempurnaan, kamu akan kehilangan ketenangan hidupmu.
Kesempurnaan itu ada dalam hati dan pikiranmu. Ketika kamu mencapai tujuan hidupmu dan mensyukurinya, itulah kesempurnaan yang sesungguhnya. Mencari kesempurnaan layaknya mencari kata kata indah novel yang tak pernah tertulis.

14. To Kill a Mockingbird: Orang-orang melakukan hal yang mereka mau

Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengarTo Kill a Mockingbird, Harper Lee
Kutipan kata kata indah kehidupan ini sungguh mengungkapkan kejadian di dunia sekarang. Orang-orang penuh dengan keegoisan yang tinggi dibalut dalam hedonisme yang besar.
Mereka ingin didengar tapi enggan mendengar. Mereka ingin dilihat tapi enggan melihat. Ketika dunia sudah penuh dengan situasi seperti ini, masih inginkah anda melakukan hal yang sama?

15. 99 Cahaya di Langit Eropa: Mengalah bukan kalah

Kata Kata Indah Novel - 99 Cahaya di Langit Eropa
Mengalah itu bukan kalah, melainkan menang secara hakiki99 Cahaya di Langit Eropa, Hanum Salsabiela Rais
Sebagai seorang individu, perdebatan dan pertentangan mungkin terjadi. Pertentangan itu terlihat layaknya sebuah peperangan, tidak ada satupun yang ingin kalah. Sebisa mungkin, masing-masing pihak berusaha untuk menang.
Dalam hal seperti ini, kamu perlu ingat kutipan kata kata indah novel ini. Untuk hal yang baik, mengalah membuat kamu sebagai seorang pemenang yang sesungguhnya.

16. The Old Man and The Sea: Manusia tidak kalah

Manusia tidak diciptakan untuk kalahThe Old Man and The Sea, Ernest Hemingway
Kamu perlu menguatkan tekadmu dengan kata kata indah novel ini. Sejak lahir, kamu adalah pemenang sesungguhnya dan akan selalu jadi pemenang. Jika kamu kalah hari ini, bangkit dan menangkan hari esok.
Lakukan semuanya dengan ketelitian dan kecermatan! Tak perlu buru buru karena tidak ada proses yang instan. Nikmati perkembanganmu hari ini dan bersiap menang di esok hari!

17. The Alchemist: Bangunlah saat anda jatuh

Rahasia kehidupan adalah jatuh tujuh kali dan bangun delapan kaliThe Alchemist, Paulo Cuelho
Sekali lagi, kegagalan bukan akhir dari setiap usaha yang kamu lakukan. Kegagalan adalah sebuah ujian sejauh mana mentalmu bisa bertahan. Ketika hidup memaksamu gagal 7 kali, bangunlah 7 kali juga.
Setiap kegagalan dalam hidupmu layak akan kebangkitanmu. Pemenang tidak pernah diciptakan dengan kemenangan yang terus menerus. Pemenang adalah mereka yang belajar dari pahitnya kegagalan.

18. The Museum of Innocence: Tetaplah bahagia

Apapun yang orang lain katakan, hal yang terpenting dalam hidup adalah bersenang-senangThe Museum of Innocence, Orhan Pamuk
Apapun yang kamu lakukan, kamu tidak akan terhindar dari ucapan negatif orang lain. Untuk satu hal ini, biarkanlah ucapan itu tetap jadi kata kata. Kamu tidak perlu memikirkan ucapan itu berlarut, apalagi sampai terpengaruh.
Tersenyumlah akan semua dalam hidupmu! Biarkanlah hati dan pikiranmu merasakan betapa senang dan indahnya hidupmu saat ini! Bahagialah seakan kamu memiliki kata kata mutiara indah terbaik dalam hidupmu.

19. Negeri 5 Menara: Berhasil jika bersunguh-sungguh

Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasilNegeri 5 Menara, Ahmad Fuadi
Proses tentu tidak akan mengecewakan hasilnya. Ketika kamu berada pada titik tertinggi usahamu, mimpi itu bukan hal mustahil untuk terjadi. Jangan menyerah apapun yang terjadi!
Kutipan kata kata indah novel ini mengatakan kamu akan berhasil pada waktunya. Tetaplah pada tekad dan rasa percaya yang sama bahwa di hari esok, kamu tidak lagi pada posisi yang sama dengan hari ini!

20. The God of Small Things: Perubahan terjadi setiap hari

Kata Kata Indah Kehidupan Cinta - The God of Small Things
Semua hal bisa berubah dalam satu hariThe God of Small Things, Arundhati Roy
Tentu, kamu akan merasakan jutaan perubahan yang terjadi dalam satu hari. Semua bisa saja berubah dalam sekejab di hari ini, bahkan tanpa kamu sadari. Untuk itu, lakukanlah yang terbaik untuk hari ini.
Bersenang-senanglah dalam pekerjaanmu seakan tidak ada waktu lagi untuk bekerja. Itulah kelemahan manusia bahwa manusia tidak bisa mendikte kejadian di hari esok. Satu sisi kehidupanmu tergambar di kata kata indah dari novel ini.

21. Pride and Prejudice: Jangan jadi pemarah

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksanaPride and Prejudice, Jane Austen
Terkadang, kemarahan itu bagai api. Ia akan membakar semua yang ada di depannya sampai habis. Kemarahan juga terkadang akan menghancurkan semua yang sudah kamu buat. Kemarahan melumat semua kata kata indah novel yang terucapkan.
Persahabatan bisa hancur karena kemarahanmu. Hubungan kekeluargaan hancur karena kemarahan. Kemarahan tidak pernah menghasilkan apapun. Itulah mengapa seseorang yang pemarah tak pernah bijaksana.

22. Lord of the Rings: Hidup adalah harapan

Dimana ada kehidupan, ada harapanLord of the Rings, J.R.R Tolkien
Kutipan kata kata indah kehidupan itu memberikan makna hidup untuk kamu. Ada sejuta harapan dari orang tua ketika kamu lahir ke dunia. Ada sejuta harapan agar di detik ini, kamu mengerti untuk apa hidupmu.
Kamu perlu berharap dalam hidup. Berharaplah seakan pengharapanmu itu akan didengar oleh Tuhan di kemudian hari! Berharaplah bahwa nantinya, perjuangan hidupmu takkan sia-sia.

23. Positif, Nada Untuk Asa: Tak ada hati, tak ada kehidupan

Hidup sama dengan mati bila hati tak dapat berkata lagiPositif, nada untuk asa, Ita Sembiring
Untuk hidup, kamu perlu menggunakan hati nurani untuk bergerak. Hati nurani menuntun kamu untuk menentukan benar dan salah. Nurani itulah yang bisa menyelamatkanmu dari ucapan negatif orang lain tentangmu.
Hati nurani juga menggerakkanmu untuk berbelas kasih pada sekitarmu. Ketika jantung berdegup dan hatimu menyala-nyala, kamu menghidupkan kehidupanmu dan menyalakan sisi kemanusiaanmu.

24. Bumi Manusia: Bertindak untuk hidup

Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apaBumi Manusia, Pramudya Ananta Toer
Bersikaplah dalam hidup! Tentukan langkah besarmu, entah kamu akan ke kanan atau ke kiri. Kamu akan menjadi baik atau buruk. Semua tergantung pada sikapmu. Ketika kamu ingin sukses, bertindak dan lakukanlah sesuatu!
Kegagalan hal yang biasa menuju kesuksesan, tapi tentukanlah sikap! Ingin bangkit dan menang, atau tertidur dan terlupakan! Bertindaklah dari sekarang!

25. Wuthering Heights: Orang jujur tidak mengumpat

Kata Kata Indah Kehidupan Cinta - Emily Bronte
Seseorang yang jujur tidak akan menyembunyikan perbuatannyaWuthering Heights, Emily Bronte
Kejujuran itu penting dalam hidup. Tak peduli seberapa banyak pembohong di sekelilingmu, jujur itu hal yang prinsipil. Seperti pondasi dari sebuah rumah, kejujuran akan membangun hidupmu dan menguatkan mental kehidupanmu.
Buatlah kejujuran dalam hidupmu seakan kamu tahu Tuhan selalu memperhatikanmu. Jujurlah seakan kamu akan merubah dunia dengan perbuatanmu!

Kata Kata Indah Novel

Novel merupakan kumpulan kata kata indah yang dipadukan dalam sebuah cerita. Kumpulan kata kata indah dari novel itu terkadang mampu menyentuh perasaan si pembaca. Kumpulan kata kata indah dari novel itu merubah pemikiran pembaca
Kata kata indah novel mampu mewakili semangat yang ada untuk melakukan kegiatan hari ini. Buatlah kata kata indahmu hari ini dan masukkan ke dalam buku kenangan terbaik! Hari ini milikmu!

repost by : kutipan novel

Kamis, 24 November 2016

Hidup di Asrama

HIDUP DI ASRAMA

            Sebagian orang mungkin berpikir bahwa tinggal diasrama sangat menyenangkan. Mengenal teman-teman baru. Tetapi ada pula sebagian orang berpikir bahwa tinggal diasrama itu itu susah. Jauh dari orang tua,jauh dari keluarga.

            Tetapi, menurutku tinggal diasrama itu menyenangkan sekaligus menyedihkan. Kedua perasaan itu akan muncul dan selalu ada selama masih tinggal diasrama.

            Dulu, ketika aku masih duduk dibangku SMP, aku mengira kalau hidup diasrama itu menyenangkan,karena melihat teman-teman sekelas yang tinggal diasrama selalu ceria dan heboh. Apabila mereka bercerita bahwa hidup diasrama itu susah,aku tidak terlalu yakin dan menganggap hal itu sebenarnya tidak terlalu susah karena melihat mereka selalu ceria.

            Melihat hal itu,aku dan adikku sepakat untuk menlanjutkan SMA keSingkawang dan tinggal diasrama. Orang tua kami memberi kebebasan kepada kami untuk memilih melanjutkan SMA keSingkawang. Mereka setuju dan setelah ujian nasional,kami pergi keSingkawang untuk daftar sekolah dan asrama. Selain aku dan adikku,beberapa orang kawanku juga ikut mendaftar sekolah disana.

            Hari berganti hari,bulanpun ikut berganti. Tak terasa hari ini aku harus pergi keasrama dan tinggal untuk sementara disana selama aku bersekolah diSingkawang. Pagi-pagi sekali, kami sudah berangkat dari rumah karena jarak yang jauh. Diperjalan, tiba-tiba saja aku berpikir tentang bagaimana bila aku tinggal disana. Jauh dari orang tua,jauh dari keluarga dan teman-teman. Bagaimana rasanya? Dari kecil, aku tidak pernah merasakan hidup jauh dari orang tua dan keluargaku. Bagaimana rasanya bila jauh dari orang tua dan keluargaku. Bagaimana rasanya bila jauh dari mereka?

Tak terasa, kami sudah memasuki gerbang asrama. Aku dan keluarga turun dari mobil dan berjalan memasuki asrama. Disana berdiri seorang suster pembina asrama,dia memberitahu dimana letak dan nomor lemari pakaian aku dan adikku. Setelah mendapat lemari, aku dan ibuku menyusun pakaianku. Pakaian yang kubawa tidak begitu banyak,jadi tidak perlu memakan waktu yang lama untuk menyusunnya.

            Setelah membantuku menyusun pakaian, keluargaku akan pulang. Aku sedikit terkejut melihat mereka akan pulang sekarang kata mereka supaya sampai dirumah tidak terlalu larut malam. Sebelum mereka akupun memeluk mereka semua, berat rasanya hati untuk berpisah dengan mereka dan tak kusangka air mataku jatuh dan aku segera menghapusnya tap ntah kenapa air itu seakan mengalir deras dan tak bisa berhenti.

            Abang kutertawa saat melihatku menangis dan mamaku pun memelukku dan menyemangatiku. Aku cukup terhibur. Dan kemudian merekapun pulang, tiba-tiba saja ada perasaan yang berbeda. Disore seperti ini, biasanya aku berada dirumah,menonton televisi atau baring ditempat tidur, tetapi sekarang aku berada ditempat asing dan jauh dari keluarga. Tetapi, aku tidak mau memikirkannya. Lalu Aku dan Adikku pergi menuju tempat untuk mandi.

            Selesai mandi, aku dan semua orang yang tinggal diasrama makan malam. Kupandangi satu-satu orang didalam ruangan itu sangat asing bagiku, aku tidak begitu tau asal mereka darimana dan kamipun berkenalan dan mencoba untuk menjalin pertemanan. Tak lama bagi kami untuk saling mengenal, becanda dan bergembira bersama. Gelak tawa terdengar memenuhi ruangan asrama.

            Jam sudah menunjukan 09.00, pertanda untuk jam tidur. Kami segera menuju ruang aula untuk berdoa bersama. Selesai berdoa, kami semua naik keloteng untuk tidur.
            Mataku sulit untuk terpejam, aku merasa susah untuk tidur. Aku berpikir bagaimana keluargaku dirumah? Apa yang sedang mereka lakukan saat ini? Aku teringat biasanya aku, berkumpul bersama keluargaku, menonton televisi bersama, bercerita kepada mama. Tetapi sekarang aku berada jauh dari mereka.

 Aku tidak mengetahui kegiatan apa yang mereka lakukan saat ini. Hati kecilku berteriak ingin pulang dan aku membayangkan jika sekarang ada pintu doraemon yang bisa langsung tembus dirumahku. Aku sangat merindukan mereka.
Keesokan harinya, aku dan teman-temaku pergi kepasar untuk berbelanja dan makan siang. Sangat lucu saat kami berjalan berbondong-bondong seperti anak bebek dan membawa kantong plastik belanjaan yang lumayan banyak. Kami merasa bahagia.
Sebenarnya kami sangat merindukan keluarga dirumah. Kami ingin pulang melepas rindu dihati. Tetapi kami sadar, kami datang jauh-jauh dari berbagai daerah untuk mengenyam pendidikan disini untuk mencari ilmu dan belajar.  Akhirnya, kami sepakat untuk membuat sebuah perjanjian. Selama tiga tahun kami akan tetap bersekolah disini, tidak boleh ada yang pindah dan harus tetap bersama-sama.

Ya, walaupun besarnya rasa rindu kepada keluarga tetapi kami harus tetap tinggal diasrama, apabila diantara kami ada yang tidak mampu kami akan saling memberi semangat. Tetapi, pasti akan ada hal yang membuat salah satu dari kami untuk mundur dan pindah sekolah. Termasuk adikku akan pulang keruamah dan tidak mampu lagi tinggal diasrama.
Tinggal diasrama memang tidak enak, mulai dari bangun tidur jam 4 subuh, sarapan pagi yang tidak enak, tidak memegang alat komunikasi apalagi kalau mulai ada masalah seperti masalah keuangan atau jath sakit. Pada saat itulah, aku merasa tidak ingin jauh dari keluarga. Andaikan aku tidak jauh dari mereka, pastinya mereka ada didekatku untuk membantu. Itu yang membuatku berpikir bahwa betapa pentingnya keluarga didalam hidup.

Tinggal diasrama mengajarkanku betapa pentingnya menjalin sebuah persahabatan. Mereka yang menjadi teman yang akan menolong, dan menghibur disaat aku berada dalam kesusahan kami selalu tolong menolong dan bergembira bersama-sama. Teman-temanlah yang membuatku betah untuk tinggal diasrama.
Dan sekarang ku setuju dengan pendapat temanku bahwa hidup diasrama itu susah, tetapi ada pula bahagia karena aku pernah mengalami bagaimana rasanya tinggal diasrama.

Penulis


Maria Agnesi Angi

Rabu, 16 November 2016

Kenyataan yang membuatku berjuang

Tepat pada sebelas tahun yang lalu,kedua anggota keluarga kecilku,kakak dan bapakku,divonis mengidap penyakit berbahaya,yang bisa saja merenggut kedua nyawa mereka.Pada saat itu aku berumur 4 tahun,umur yang masih seperti tanaman sawit yang baru bisa dipanen,jika pun itu dirawat.
            Pada suatu hari,ibuku ingin mengantarkan ayah dan kakakku untuk berobat di Bengkayang,yang kabarnya tempat itu adalah tempat tradisional yang dapat menyembuhkan segala penyakit dalam,dan menggunakan bahan dari alam.Aku dititipkan oleh ibuku di rumah bibi yang tidak jauh dari rumah kami, “ dek,adek sama abang tinggal sama bibi ya,mama mau ngantar bapak sama kakak berobat di Bengkayang” ucap ibuku,lalu aku dan abangku menjawab “ ya ma,tapi mama disana jangan lama-lama ya”,lalu ibuku menjawab “ya,adek sama abang jangan nakal ya,abang jaga adek baik-baik ya”.
            Setelah beberapa hari kemudian,ibuku pulang dari Bengkayang dengan kakakku,aku bertanya kepada ibu, “ma,apakah kakak sudah sembuh?”, jawab ibuku “belum sembuh ,tapi sudah mendingan kondisinya”.Lalu aku bertanya lagi “kakak sakit apa sih,kalo bapak kok belum dibawa pulang?” ibuku menjawab “kakak sakit kanker payudara,kalo bapak masih memerlukan waktu yang lama,agar kondisinya pulih kembali”. Aku terdiam sejenak mendengar cerita ibuku,air mataku ingin sekali mengalir,seiring dengan hatiku yang sedang goyah dan terombang-ambing akibat dari alunan cerita yang dikeluarkan dari mulut ibuku yang kecil itu,tapi semua itu ku tahan,karena aku tidak mau melihat ibuku sedih karena aku.
            Pada suatu hari,ibuku pergi dan meninggalkan dan menitipkan aku serta abangku di rumah bibiku,karena beliau ingin mengantarkan kakakku untuk berkonsultasi,dan sambil melihat kondisi ayahku.Pada hari itu,sekitar pukul 5 sore di teras rumah,aku duduk di kursi plastik yang telah kusam,yang ditemani oleh sebuah meja,dan beberapa pot bunga serta tanamannya,tanaman-tanaman tersebut yang layu,sama seperti hatiku yang layu ini.Sambil termangu dan melamun,terlihat dari kejauhan,seorang perempuan yang menggunakan helm dan membawa motor,yang entah apa lagi mereknya,karena motor tua dan sudah dimodifikasi,ternyata perempuan itu adalah bibiku yang baru saja pulang dari kebun dan membawa beberapa potong ubi dan beberapa jenis sayuran di dalam takinnya.Bibiku bertanya kepadaku,yang masih duduk seperti orang yang tidak berdaya, “ kamu kenapa,kamu sakit?”, aku menjawab “ aku tidak apa-apa” , dia bertanya lagi penasaran, “ jangan bohong dek,kamu pasti memikirkan bapak dan kakakmu ya”,aku menarik nafas panjang,aku tidak bisa mengelak apa yang telah diucapka oleh bibiku, beliau seperti detektif yang selalu ingi mencari informasi,lalu aku menjawab, “ iya,kapan ya mereka pulang?” bibiku yang sedang berdiri,lalu duduk di sampingku,beliau juga menghela nafas panjang,seperti tidak kuasa untuk mengeluarkan kata-kata yang ingin  ia ucapkan,dan dengan nada sedih ia menjawab,”ntah lah bibi juga tidak tahu,yang penting kita doakan agar mereka cepat sembuh”, lalu aku menjawab “ya,bi”.
            Beberapa hari kemuduan,ibuku pulang,beliau pulang tidak bersama dengan kakak dan ayahku,ibuku mengatakan kakakku akan pulang 2 minggu lagi,ayahku belum tahu kepastian kapan beliau akan pulang.Setelah dua minggu kemudian,kakakku boleh pulang,dan keadaannya juga sudah membaik,jika dibandingkan dengan orang yang mengidap penyakit kanker yang lebih ganas dari pada penyakitnya,sedangkan ayah,keadaannya belum membaik,karena keadaanya yang belum membaik,beliau harus dibawa pulang,dan harus berobat ke medis,ibuku memutuskan untuk berobat ke Pontianak.Ibuku menangis,walaupun beliau tidak mengungkapkannya,tapi seperti adanya hubungan batin antara aku dan ibuku. Pada saat ibu mengantarkan ayah,aku dan abangku dititipkan di rumah bibiku,pada saat sampai di rumah sakit Antonius Pontianak,ayah ku langsung diperiksa untuk mengetahui apa sebenarnya penyakit yang di derita ayahku, ternyata tidak beberapa lama kemudian, iagnosa penyakit yang diderita oleh ayahku sudah bisa dilihat,dan ibuku melihat diagnosanya,dan ternyata penyakit yang diderita oleh ayahku sudah mencapai stadium 4,dan tidak ada harapan lagi untuk tetap ada di sisi keuarga kami. Ibuku langsung menangis,beliau mengatakan kepada kepada dokter,bahwa ia ingin membawa ayahku pulang,tetapi dokter belum mengizinkan ayahku karena masih ingin melihat perkembangannya. Setelah dua hari di rumah sakit, dokter mengijinkan ayahku untuk di bawa pulang,karena keadaannya sudah membaik. Pada saat dalam perjalanan dan hampir sampai di rumah,ayahku mengatakan kepada ibuku bahwa untuk beberapa hari beliau ingin tinggal di rumah nenekku. Ibuku mengijinkannya. Ketika sampai di rumah nenekku, ayahku mulai melemah dan beliau hanya bisa terbaring lemah tak berdaya di atas kasur,beliau seperti pohon yang telah tumbang,dan tinggal menunggu kapan saatnya lagi akan dibuang. Pada malam hari sekitar pukul tujuh malam, keluarga besarku mengadakan doa bersama untuk mendoakan ayahku agar cepat sembuh,setelah selesai mengadakan doa bersama mereka pun berbincang-bincang. Sekitar pukul sembilan malam,keluargaku pulang ke rumah mereka masing-masing,kecuali aku dan keluarga kecilku,nenek serta bibi dan pamanku yang memang tinggal di rumah itu.
            Sekitar pukul empat pagi,ibuku bangun karena ia tidak bisa tidur. Sekitar pukul 04.30 ayahku bangun,dan beliau mengatakan kepada ibuku bahwa beliau ingin mandi,ibuku heran kenapa tiba-tiba ayahku ingin mandi pagi-pagi sekali,tetapi ibuku tidak berpikir panjang, lalu ibuku memandikan ayahku. Setelah ibuku memandikan ayahku dan menggantikan bajunya,ayahku merngatakan bahwa beliau ingin makan,ibuku heran kenapa pagi-pagi begini selera makannya sudah ada padahal biasanya tidak ada selera untuk makan. Karena takut selera makan ayahku hilang,ibuku langsung memasak bubur. Sekitar pukul 05.30,setelah selesai makan,dan setelah selesai berbicara dengan ibuku sebentar,ayahku mengatakan bahwa beliau ingin tidur,ibuku merasakan firasat buruk,karena apa yang diinginkan oleh ayahku tadi,semua tidak masuk akal,semua yang dimintanya,tidak pernah dilakukan sebelumnya. Ayahku seperti tau apa yang dipikirkan ibuku,lalu ia mengatakan bahwa,” jangan sedih,aku akan selalu ada di sisimu,aku selalu bersamamu,tapi aku tidak ada dikehidupan sehari-harimu,” ibuku mencoba menenangkan diri,setelah itu ayahku memberikan pesan terakhirnya,untuk menjaga keempat anaknya dengan baik. Lalu ibuku mengiklaskannya dan memperbolehkan ayahku tidur. Setelah beberapa lama ayahku tidur,beliau menarikkan nafas panjang dan nafasnya berhenti seiring ibuku yang sedang meneteskan air mata melihat ayahku,yang tidur terpaku tidak berdaya,lalu bibi dan pamanku menelpon semua keluarga untuk membantu membersihkan rumah dan mengurus pemakaman besok. Aku bertanya kepada ibuku,apa yang sebenarnya terjadi dengan ayahku,lalu ibuku mengatakan bahwa ayahku sudah meninggal,lalu aku langsung menangis histeris dan teriak-teriak seperti orang gila,padahal biasanya anak sekecil aku yang masih seukuran jagung yang masih muda, tidak tau dan tidak mengerti maksud itu ,tetapi berbeda dengan aku yang paham dengan semua itu. Setelah beberapa lama,datang keluarga-keluargaku. Ibu dan bibiku pergi untuk membeli bahan dan alat pemakaman,semua keluargaku tak terkecuali pamanku,membantu untuk membuat peti,dan mengurus pemakaman ayahku esok harinya. Melihat ibuku aku merasa kasihan karena aku tidak sengaja mendengar pembicaraan ibuku dengan salah satu bibiku bahwa uangnya tidak cukup untuk membayar semua keperluan pemakaman ayahku karena uangnya sudah habis untuk biaya berobat kakakku dan almarhum ayahku,dan ibuku ingi meminjam uang bibiku, lalu bibiku meminjamkan uangnya . aku merasa sedih,karena aku belum bisa membantu ibuku. Setelah kira-kira 5 hari meninggalnya ayahku,ibuku melunasi semua keperluan pemakaman ayahku kemarin dan uang yang beliau pinjam ke bibi,dari uang sumbangan yang diberika oleh tetangga serta kerabat-kerabat dari ibu dan almarhum ayah,yang datang pada waktu itu.
            Akhirnya beberapa bulan kemudian,sebelum ayahku meninggal,mereka memiliki kebun jeruk yang cukup menghasilkan. Setelah ayahku meninggal,ibuku sendiri yang mengurus tanaman jeruk sehingga dapat panen denagn hasil yang cukup,dan di jual. Uang hasil penjaulan jeruk tersebut dipakai ibu untuk biaya kuliah kakakku,uang sekolah ku serta abangku.






Helena Cindy